Satpol PP Bengkayang, dinas ketertiban umum setempat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, telah menindak aktivitas ilegal di wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Upaya badan tersebut ditujukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta menegakkan supremasi hukum di distrik tersebut.
Aktivitas ilegal seperti perjudian, prostitusi, peredaran narkoba, dan pedagang kaki lima yang beroperasi tanpa izin menjadi perhatian utama di Bengkayang. Kegiatan tersebut tidak hanya mengganggu ketentraman dan keharmonisan masyarakat, namun juga mengancam kesejahteraan warga, khususnya generasi muda yang rentan terhadap dampak negatif dari praktik-praktik terlarang tersebut.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Satpol PP Bengkayang secara rutin melakukan patroli dan sidak di berbagai wilayah di kabupaten tersebut. Badan ini telah bekerja sama dengan lembaga penegak hukum lainnya, seperti polisi dan militer, untuk mengidentifikasi dan menangkap individu yang terlibat dalam kegiatan ilegal.
Salah satu operasi badan tersebut baru-baru ini menargetkan sarang perjudian ilegal yang beroperasi di distrik tersebut. Satpol PP Bengkayang menggerebek beberapa tempat yang menjadi tempat berlangsungnya aktivitas perjudian ilegal dan menangkap beberapa orang yang kedapatan terlibat dalam pengoperasian sarang tersebut. Badan tersebut juga menyita peralatan perjudian dan uang yang digunakan dalam kegiatan terlarang tersebut.
Selain menindak perjudian ilegal, Satpol PP Bengkayang juga menyasar aktivitas ilegal lainnya di kabupaten tersebut. Jaringan prostitusi telah menjadi fokus khusus badan ini, dengan beberapa rumah pelacuran ditutup dan orang-orang yang terlibat dalam perdagangan seks ditangkap dan diadili.
Peredaran narkoba juga menjadi perhatian utama Satpol PP Bengkayang. Badan tersebut telah berupaya mengidentifikasi dan menangkap pengedar narkoba yang beroperasi di distrik tersebut, serta individu yang terlibat dalam penggunaan dan distribusi obat-obatan terlarang. Beberapa penggerebekan narkoba telah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, yang mengakibatkan penangkapan beberapa orang dan penyitaan obat-obatan terlarang dalam jumlah besar.
PKL yang beroperasi tanpa izin juga menjadi sasaran Satpol PP Bengkayang. Badan tersebut telah menindak pedagang kaki lima ilegal yang menjual barang di ruang publik tanpa izin yang diperlukan. Para pedagang ini tidak hanya berkontribusi terhadap kemacetan dan kekacauan di wilayah tersebut, namun juga menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi warga.
Secara keseluruhan, upaya Satpol PP Bengkayang untuk menindak aktivitas ilegal di kabupaten tersebut patut diacungi jempol. Komitmen lembaga tersebut dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, serta menjunjung tinggi supremasi hukum, sangat penting dalam menjamin kesejahteraan dan keamanan masyarakat. Dengan aktif menyasar dan memberantas aktivitas ilegal, Satpol PP Bengkayang memberikan pesan jelas bahwa perilaku seperti itu tidak akan ditoleransi di Bengkayang.
